Macbook Air Review Oleh Deon

AKHIRNYA! Kesampean juga Upgrade Macbook dari Macbook White menjadi Macbook Air. Setelah melalui riset yang panjang akhirnya 3 minggu lalu saya langsung meluncur ke EMAX Kemang dan membeli Macbook air! Mungkin ini bisa dibilang salah satu pilihan dalam hidup saya yang tak pernah saya sesali.

Saya Membeli Macbook Air dengan spesifikasi seperti diatas dan menggunakan SSD sebesar 256 Giga, karena saya tau untuk versi yang 128 Giga amat terasa sangat kurang (dulu Macbook Putih saya 120 Giga). Kecepatan SSD ini sungguh memuaskan! semua proses menjadi sangat lebih cepat dibandingkan dengan Macbook Putih saya (yaeyalah yon)

Selama 3 Minggu ini saya mencoba Macbook ini untuk keperluan kerja sebagai Front End Web Developer (promo linkedin dikit boleh dong) dan tiap hari saya selalu membuka beberapa Applikasi sekaligus, berikut applikasi-aplikasi tersebut

  1. Adobe Photoshop (iya ini bajakan)
  2. Sublime Text 2
  3. Safari & Firefox
  4. Terminal
  5. Sparrow Mail
  6. iMessage
  7. Twitter for Mac
  8. Skype
  9. Reeder For Mac
  10. MAMP
  11. Compass
  12. SVN / Git
  13. iTunes

Yup, semua app diatas dibuka secara bersamaan dan tidak ada penurunan kecepatan performa dari Macbook Air ini. File Photoshop yang saya buka berkisar antara 10 Mega hingga 30 Mega, memang saya hanya slicing saja tidak secara penuh menggunakan fitur dari photoshop, namun semua proses terjadi sangat cepat sekali dan semua tanpa ada suara HD yang berputar lagi! AH Memang Ajaib SSD ini! Semoga penciptanya masuk surga dan dimudahkan dunia akhirat! amin!

Selain itu yang membuat saya memilih Macbook ini ialah, bentuknya yang super seksi! ringan dan sangat stylish! Banyak yang bilang yang gak suka macbook air karena “Ah, males, gak ada DVD Room-nya”. Bah.. Sudah lama saya tidak memakai dvd room dan saya tidak merasa butuh untuk memakainya.

Sekian dari saya dan ini quote dari Steve

Some people think design means how it looks. But of course, if you dig deeper, it’s really how it works – Steve Jobs

jie.. fanboi nih, poltak.. mana poltak?

nb: Ini bukan promo, tapi memang kalo beli Apple Produk jauh lebih murah di EMAX, dibanding dengan yang lain (hasil nelponin satu-satu apple authorized reseler)

9 thoughts on “Macbook Air Review Oleh Deon”

  1. Di Bandung pun AFAIK emax BIP yang paling murah dan oke pelayanannya. Emax FTW (҂’̀⌣’́)9

    Anyway, lu beli ini jatohnya jadi berapa yon? 13″ kan? Gue ngiler jg liat air karena ringannya XD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *