Yang Mana?

Saya termasuk tipe orang yang tidak suka membeli barang secara impulsif, apalagi yang harganya sudah mahal dan saya juga tipe pemakai barang sampai barang tersebut rusak atau memang life cycle-nya sudah lewat. Macbook saya termasuk golongan yang kedua, yaitu Macbook yang life cycle-nya sudah lewat.

Macbook White late 2007 dengan nama kode Santa Rosa adalah macbook white keluaran November 2007, saya membelinya pada bulan akhir November 2007, dan tepat bulan November bulan ini Macbook saya berumur 5 tahun. Ini adalah produk Apple yang pertama kali saya punya dan saya tidak pernah menyesal membeli ini. Hampir 5 tahun berlalu Macbook sudah melayani saya dengan sangat maksimal, Macbook ini sudah saya upgrade RAM menjadi 4 Giga (awalnya 2 Giga) dan Hard disk menjadi 500 Giga (awalnya 120 Giga, gile kecil amat ya) ini juga baru upgradenya taun lalu.

Namun beriringnya waktu, performa Macbook ini mulai menurun, dimulai dari mulai :

  1. Macetnya Superdrive (kalo kata orang awam ini CD-Room, namun bentuknya bukan seperti tatakan gelas) tidak bisa membaca CD lagi
  2. Lalu 2 bulan lalu Baterai mulai ngadat, tidak bisa menyalurkan listriknya lagi ke Macbook, jadinya macbook harus selalu dicolok ke listrik dan ini juga menyebabkan Macbook tidak bisa lagi “Sleep Mode”
  3. Dengan penyebab nomer 2, performa Processor pun berkurang, kerja macbook jadi menurun ditambah OSX Lion yang haus akan Memory

Ya memang ini sudah saatnya saya mengganti Macbook saya dengan yang baru.. *angin sepoy-sepoy*

Pada tanggal 11 Juni 2012 lalu, Apple Event mengeluarkan lineup baru untuk Macbook mereka, selain itu Apple juga mengeluarkan Macbook Pro baru yaitu Macbook Pro Retina Display membuat saya mengaga lebar-lebar dan hampir mengeluarkan air liur. Namun pertanyaannya apakah saya perlu MBP Retina Display (MBP RD) ? Apakah saya mampu membeli MBP RD dengan harga 22 Juta Rupiah ? jawabannya tidak dan tidak (yang kedua ini sih yang lebih masuk akal). Lalu saya melihat model lain yaitu Macbook Pro dan Macbook Air, mulai membandingkan spesifikasi kedua model tersebut, manakah yang paling cocok dengan kerjaan saya sekarang, yaitu pembuat website gak punya etika boi Frontend Developer. lalu mulai pertanyaan ini di @twitter saya

“Buat Frontend dev.. Macbook Air atau Macbook Pro? dan kenapa?”

Dan banyak tanggepan dari beberapa teman saya seperti @patvandiest, @amudi, @andrayogi, @lowrobb, @yyoyoma, @kuswanto, @thekumbang dan lainnya. Mereka semua sependapat menyarankan saya membeli Macbook Air 13″

Tadinya saya ragu karena apakah Macbook Air cukup mumpuni mengemban tugas sebagai alat seorang fronend dev seperti saya *sisiran*. Namun sekarang hati saya sudah Teguh Beriman! terima kasih teman-teman!

 

Saldo E-toll Card

E-toll Card sudah mulai aktif dibeberapa Tol JORR dan Tol dalam kota kira-kira sejak 2 bulan lalu dan banyak orang-orang yang sudah tau, kalau jalur kuning di Gerbang Tol itu artinya untuk antrian kusus pengguna E-toll Card, terlihat dari makin sedikitnya orang-orang yang salah masuk Gerbang Tol (iya ini emang enak buat bahan ketawaan). Pengguna E-toll Card pun sekarang makin banyak, terlihat dari antrian jalur kuning di Gerbang tol Bintaro, ho oh ini juga karena ada Menteri yang marah-marah di Gerbang tol

Seiring dengan makin banyak pengguna E-toll card masalah baru pun muncul, banyak pengguna e-tol ini yang tidak tahu cara mengecek saldo E-toll karena ketidakpedulian mereka.. meh ngeselin memang, ini menyebabkan akan menyebabkan antrian mobil dibelakangnya dan jadinya malah makin lama antri di jalur kuning ini

Saldo E-toll Card bisa dilihat dengan 3 cara yaitu :

  1. Dengan melihat bon didapatkan setelah kita tap kartu e-toll card.. iya ini ada bonnya loh, kalian pernah merhatiin gak sih? bon ini keluar tepat sedetik setelah kita tap kartu e-toll kita berhasil
  2. Dengan melihat layar didepan tuh.. tuuh.. (liat dibawah ya)
  3. Yang ini lebih ribet.. kita dateng ke Indomart terdekat, dateng ke kasirnya lalu tap e-tollnya ke alat Bank mandiri yang disediakan

Buat yang udah baca blog ini (gw yakin sedikit banget) anda pasti bisa tau saldo terakhir e-toll, kalau yang belum? nah.. ini buat mensiasati jika anda terjebak dibelakang orang yang saldonya habis

  • Cepat buka pintu mobil anda lalu lari kedepan mobil yang udah lama tap tap kartu tapi pintunya gak kebuka-buka
  • Tagih uang kepengemudinya sebesar yang tertera dibiaya pintu tol, iya dong jangan mau rugi..
  • jika uang udah didapat, tap e-toll kita
  • ini yang paling penting.. INGATLAH SALDO ETOLL KITA apakah cukup untuk dua mobil? kalau tidak, jangan nekat ya.. malu sendiri nanti

Dan ini step jika anda benar-benar khilaf lupa akan saldo etoll

  • Siapkan uang pas seharga pintu tol
  • lari kebelakang mobil kita (biar kesannya kita gesit, jangan udah kita salah malah berleha-leha, itusi namanya minta ditimpuk)
  • Minta dengan sopan ke pengemudi belakang dan mengakui kesalahan kalau kita salah
  • kasih uangnya woi! jangan lupa.. gak ada yang gratis di dunia ini

ya kira-kira gitu ya.. semoga bermanfaat.. fokelah kalau beg beg beg beg begitu (dilempar tombak)

Posting Perdana

Ini posting perdana, ya daripada ini blog gak ada isinya, padahal udah modal buat beli nama domain ini. Barusan udah upgrade ke WordPress versi 3.4 yang konon terkini dan paling canggih, tapi ternyata ngebugs WYSIWYG editornya menghilang entah kemana oh..

Argh

Lalu tadi iseng-iseng liat Google Reader dan menemukan ini 101 Awesome new WordPress themes dan terpilihlah themes Leon sebagai themes Deon.in dengan alasan namanya mirip-mirip Deon.. ya gak?

Meskipun agak pesimis blog ini akan diupdate terus secara berkala dengan alesan sibuk sama kerjaan kantor.. Tapi semoga aja update terus ya, doain dong ya.. dari angka nol ya pak.. tuh gambarnya aja sepeda roda tiga

nb: Ada yang tau cara benerin WYSIWG editor supaya bener lagi?